Guru Itu Mulia Karena Karyanya |
Info Pendidikan Indonesia ---- Sebagai
seorang teladan, seorang guru terus menerus belajar. Melalui karya-karya
nyatanya seorang guru akan dimuliakan. Pemerintah terus mendorong peran guru
menjadi aktor strategis pendidikan nasional.
Beragam penguatan kapasitas dan
kompetensi dilakukan untuk menghadirkan guru yang mampu membimbing anak-anak
bangsa menjadi generasi yang mampu bersaing di abad 21. Ki Hajar Dewantara
pernah menyampaikan, "Di depan, seorang pendidik harus memberi teladan. Di
tengah, guru harus menciptakan prakarsa dan ide. Di belakang, seorang guru
harus memberikan dorongan dan arahan."
Di tahun 2015, pemerintah pusat
dan pemerintah daerah telah menghadirkan para pendidik untuk daerah terdepan,
terluar dan tertinggal (3T) melalui program Guru Garis Depan (GGD) dan Sarjana
Mendidik di 3T (SM-3T).
Baca Juga : Hormatilah Guru Di Indonesia Sebab Cita-Cita-Mu Ada Ditangannya
Tercatat pada tahun 2015,
sebanyak 797 GGD telah bertugas di empat Provinsi, 28 Kabupaten. Untuk tahun
ini pemerintah direncanakan akan menempatkan sekitar 6.296 GGD di 28 Provinsi
dan 93 Kabupaten. Sebagai program rintisan untuk GGD, di tahun 2016 ini,
tercatat sebanyak 2.993 orang SM-3T telah bersedia mengabdi untuk bangsanya di
bidang pendidikan; mereka telah ditugaskan di 20 Provinsi dan 56 Kabupaten di
seluruh Indonesia.
Mendikbud mengajak kepada
seluruh guru dan tenaga kependidikan Indonesia untuk bangga terhadap
profesinya. “Harus diakui bahwa hingga kini profesionalisme guru di Indonesia
masih belum memenuhi harapan. Masih diperlukan upaya-upaya yang lebih keras
agar pekerjaan guru sebagai pekerjaan yang profesional di masa yang akan
datang, dan pemerintah akan terus mengupayakan banyak hal agar para guru
semakin profesional. Namun upaya itu akan sia-sia belaka tanpa keinginan keras
dari pihak guru itu sendiri,” ujar Mendikbud.
Selain pemberian sertifikat
profesi dan tunjangan profesi guru, pemerintah terus menggiatkan program
pengembangan diri guru melalui Uji Kompetensi Guru (UKG), dan program Guru
Pembelajar. Saat ini dalam upaya menjawab kebutuhan penyediaan guru produktif
di Sekolah Menengah Kejuruan, Kemendikbud menyiapkan para guru adaptif untuk
mendapatkan sertifikat keahlian ganda sehingga dapat berperan sebagai guru
produktif. //// Aye Leymakali
0 komentar