Setelah mengikuti Uji
Kompetensi Guru (UKG) yang dilaksanakan sepanjang bulan November
2015, sekitar 2,9 juta guru di Indonesia harus kembali bersiap menghadapi tes
berikutnya, yaitu Penilaian Kinerja Guru (PKG).
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK)
Kemendikbud, Sumarna Surapranata mengatakan, PKG akan dilaksanakan tahun depan.
Skema ini menilai guru secara lebih menyeluruh, baik secara pengetahuan maupun
kemampuan.
"Karena orang yang jago dalam matematika
belum tentu bisa mengajar matematika. Yang mahir dalam pelajaran bahasa Inggris
belum tentu jago ngajar bahasa Inggris," kata Pranata yang infosekolah.Net kutip dari Okezone (11/11/15).
Pengawas, kepala sekolah, siswa, komite sekolah
akan dijadikan komponen penilai dalam PKG. Nantinya, nilai UKG akan digabungkan
dengan PKG. Skor akhir kedua tes ini akan menjadi potret utuh kompetensi yang
dimiliki seorang guru.
"Kenapa siswa? Siswa itu bisa tahu bila
selama satu semester gurunya hanya ngasih soal atau hanya mencatat padahal
bukunya sudah ada. Siswa bisa menilai itu," kata Pranata.
Pranata menegaskan, Kemendikbud tidak mengejar
target ketuntasan minimal kompetensi guru. Yang dikejar adalah guru sebagai
pembelajar, jika gurunya mau belajar maka para siswa pun lebih mau lagi
belajar.
Sumber : http://www.infosekolah.net

0 komentar